Harapan Membentuk Keluarga Islami dengan Berhijrah

Hijrah secara harfiah berarti "meninggalkan" yang akhirnya dimaknai dengan perpindahan atau peralihan dari satu kondisi ke kondisi yang lain. Sesuai dengan hadist HR. Bukhori & Muslim "Seorang muslim ialah orang yang muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang mujahir (orang yang berhijrah) adalah yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah

Rasulullah saw menegaskan bahwa berhijrah berarti meninggalkan semua larangan Allah, yang dalam prosesnya merupakan proses terus-menerus untuk memperbaiki diri, memperbaiki cara berfikir, berucap, bersikap dan mendorong untuk terus-menerus berbuat kebaikan pada diri sendiri maupun orang lain dan lingkungan sekitarnya. Dan ini adalah cerita hijrah saya ๐Ÿ˜Š

Meskipun lahir dari keluaga muslim dan belajar ngaji tiap minggu, tapi nyokap dan kakak-kakak saya yang (semua) perempuan belum ada yang berhijab. Keinginan berhijab sebetulnya pernah saya utarakan pada nyokap ketika SMA, tapi dilarang hahahaha, karena nyokap takut saya masih labih dan akhirnya membuka jilbab, jadi waktu itu nyokap meminta saya berpikir-pikir lagi dan kalau memang sudah mantap maka beliau tidak akan melarang. 

Dari situ keinginan berhijab menghilang seiringnya waktu, dan mulai muncul lagi ketika saya berumur 28 tahun dan mulai galau dengan kehidupan saya yang "gitu-gitu aja" saya bosan bertemu dengan laki-laki yang tidak "serius" dan ingin bertemu dengan seseorang yang dapat menjadi imam saya di dunia dan akhirat. Tapi gimana saya bertemu dengan imam yang baik, kalau perubahan itu tidak terjadi pada diri saya sendiri? Akhirnya setelah berfikir dengan seksama, saya ingat lebaran tahun 2005 saya pulang ke Bandung dan bilang saya nyokap kalau saya sudah mantap untuk berhijab. Nyokap yang saat itu sudah yakin saya mantap dengan pilihan saya hanya tersenyum dan bilang "kalau itu yang terbaik, mamih setuju aja" dan dengan restu nyokap, mulai saat itu alhamdulillah saya hijrah dan perdana menggunakan hijab. 

Singkat kata, akhirnya saya bertemu dengan Abah yang jebolan pesantren, yang pengetahuan agamanya lebih banyak dari saya, yang dapat membimbing saya ke arah yang lebih baik dan yang penting selalu "takut" kepada Allah dan sama-sama ingin membentuk keluarga islami sampai jannah, dunia & akhirat. Meskipun jalannya berliku, namanya jodoh kalau kata Afgan pasti bertemu #eeaaa dan alhamdulillah, ternyata Abah adalah jodoh yang telah dipersiapkan Allah untuk menjawab semua doa saya. 

Setelah berkeluarga, pastinya kami ingin terus menerus memperbaiki diri dong, apalagi pernikahan itu bukan suatu hal yang mudah, banyak hal yang harus dikomunikasikan dan beradaptasi dengan kebiasaan masing-masing. Pernikahan kami penuh dengan naik-turun, ketawa-nangis, susah-senang, apalagi ketika kami baru dikaruniai kepercayaan seorang putri setelah 5 tahun menikah, banyak banget lah suka-dukanya hahahaha.

Urusan komunikasi ini yang kadang ribet deh, apalagi kan kami berdua sama-sama kerja, kalau ketemu cuman malam hari doang, pagi-pagi udah berangkat (nasib kaum urban dengan rumah di pinggir kota jakarta hahaha) salah-salah komunikasi bisa jadi berabe dan berantem deh, terlebih lagi udah punya anak, yang dipikirin bukan suami lagi tapi anak-anak, padahal kan seharusnya ngga gitu hahaha.

Alhamdulillah nih, Jumat tanggal 30 November 2018 saya berkesempatan diundang oleh Sasha diskusi bersama Ummu Balqis, Lulu Elhasbu & drg. Annisa K. Amalia dengan tema "memaknai Hijrah dalam Kehidupan Muslimah" cocok bangen deh buat merecharge diri dengan ilmu dari para nara sumber. Btw eniwei busway, Sasha disini bukan nama anak saya yaa hahahha.

Sasha merupakan pasta gigi halal bersertifikat MUI yang mengandung serpihan siwak asli yang telah diluncurkan oleh PT. Kino. Dengan banyaknya kesadaran masyarakan untuk berhijrah, produk halal saat ini semakin banyak diminati dan menjadi gaya hidup bagi sebagian umat muslim di Indonesia. Lalu kenapa harus mengandung siwak?
Pentingnya menjaga kebersihan sebagai muslim serta mengikuti ajaran dan sunnah Rasulullah SAW salah satunya dengan bersiwak.
"Adalah Rasulullah jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak" HR Bukhari
Pasta gigi Sasha mengandung serpihan siwak asli, sehingga saya ngga perlu lagi mencari siwak asli (yang agak susah didapat di Indonesia). Pasta gigi Sasha menwarkan 3 fungsi sekaligus yaitu: 
1. Fungsi fungsional (membersihkan gigi dan mulut)
2. Fungsi emosional (halal) 
3. Fungsi spiritual (menginjeksikan siwak sebagai anjuran dalam Islam).

Sasha disebut pasta gigi halal karena bahan yang terkandung didalamnya tidak mengandung alkohol dan kandungan lainnya yang berasal dari hewan. Lalu prosesnya juga halal karena mulai dari mesin hingga bahan-bahan produksinya insha Allah semua halal begitu... ๐Ÿ’“

Dari acara ini juga saya mendapatkan tips cara berkomunikasi dengan baik dengan suami dari Ummu Balqis, salah satunya yaitu menajga kesegaran mulut. Iya bener sih kalau pagi baru bangun atau malam-malam gitu mulut ngga segar, ngobrol juga males kan yaaa hahahahha. Kalau mulut segar sudah membersihkan gigi dengan Sasha yang mengandung siwak, pasti ngobrol sama suamipun lancar, senyumnya lebar, tanpa takut ada bau mulut atau gigi kuning karena jigong #eh hahahaha.

Saya juga mendapatkan pencerahan dan ilmu yang berguna dari pengalaman hijrah Lulu Elhasbu, menurut Lulu, sebagai muslimah, kita harus bisa menjaga sikap dan perilaku dengan baik. Founder zaura model ini memberitahukan pada para modelnya bahwa satu hal yang harus dipelajari sebelum tau cara berjalan di catwalk yaitu attitude atau perilaku baik. Karena tentu saja sebagai muslimah, kita berhubungan dengan banyak orang, keluarga, lingkungan, tetangga, dan lain-lain, sikap rendah hati dan menjaga perilaku akan sangat berguna dimanapun kita berada. Catet!

Informasi mengenai siwak dari sisi kedokteran dan kesehatan juga dikupas oleh Drg Annisa K. Amalia di acara ini. Menurut drg Annisa, siwak mengandung 19 zat alami antara lain fluor, sulfur, antiseptik astringent, chlorin, dan essential oils yang dapat melindungin dan memperkuat jaringan email gigi. Dijelaskan lagi bahwa siwak memiliki manfaat lain yaitu mampu mengabrasi plak gigi, klorida, memutihkan gigi dan vitamin C untuk menyembuhkan luka dalam mulut. Selain itu, siwak juga dapat mencegah bau mulut karena mengandung sejumlah antiseptik alami.
Para nara sumber 
Jadi dengan adanya Sasha pasta gigi dengan serpihan siwak, saya merasa terbantu karena dapat merasakan semua manfaat siwak dengan mudah dan praktis serta dapat digunakan kapan saja.

Waktunya Berhijrah dengan Sasha Pasta Gigi Halal 
Apa hubungan berhijrah dengan pasta gigi? Seperti yang telah saya jelaskan diatas, dari awal membina rumah tangga, saya & Abah ingin menjadi pribadi muslim/muslimah yang lebih baik, proses hijrah ditambah dengan lika-liku kehidupan berumah tangga kadang seringnya menyulitkan. Kami kadang berfikir bahwa hijrah itu harus melakukan hal-hal yang besar, padahal itu tidak benar. Proses hijrah dapat dilakukan dengan hal-hal kecil, seperti menjalankan salah satu sunnah Rasulullah saw yaitu bersiwak.
Bye bye masalah gigi & mulut berkat Sasha pasta gigi
Komunikasi merupakan kunci utama dalam sebuah hubungan, terutama pernikahan. Dengan rajin mengosok gigi dengan Sasha pasta gigi yang mengandung serpihan siwak diharapkan mulut ini lebih mudah dan percaya diri untuk berkomunikasi dengan Abah. Apalagi kan saya suka banget makan petai hahahha, kalau abis makan petai, bau mulut ketemu Abah, gimana mau pede berkomunikasi dan sayang-sayangan coba? Yakaaan hahahhaha.

Untuk varian Sasha pasta gigi, ada 2 varian yang dapat dicoba yaitu:
  • Sasha Herbal Antibacterial dengan ekstrak daun sirih 
  • Sasha Toothpaste Whitening dengan esktrak lemon dan garam.
2 varian Sasha Pasta Gigi
Saya sudah mencoba yang varian herbal antibacterial, mulut saya tetap terasa segar meskipun sehabis makan petai #eeeaaa #teteup. Sensasi rasa herbal yang saya dapat dari Sasha pasta gigi ini berbeda dengan pasta gigi yang lain, tidak ada rasa pedas yang menyakitkan mulut tapi terasa segar dan enak deh, kalian harus nyoba dulu biar tau sensainya hahaha. Abah yang bermasalah dengan warna gigi sudah mencoba Sasha whitening dan katanya sih Abah cocok dan ekstrak lemon di dalamnya juga bikin gigi & mulut terasa segar, nah kaan.. Cocok deh dua varian itu untuk kami berdua.
"Sesungguhnya manusia itu banyak salahnya, dan sesungguhnya sebaik-baiknya orang yg banyak salah adalah orang yang banyak bertaubat" - H.R. Tarmidzi 
Semoga harapan saya untuk membentuk keluarga islami dengan berhijrah dapat terbantu dengan langkah kecil ini, menjalankan sunnah Rasul dengan bersiwak (terbantu oleh Sasha pasta gigi yang mengandung serpihan siwak), melancarkan komunikasi suami istri dan kedepannya lebih banyak melakukan sunnah-sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw, sehingga keluarga kami selalu  mendapatkan  ridha dari Allah SWT, isha Allah ๐Ÿ‘๐Ÿ˜Š
Yuk kita berhijrah, dimulai dengan hal kecil salah satunya dengan memakai pasta gigi Sasha yang mengandung serpihan siwak asli ๐Ÿ˜Š
Untuk info lengkap mengenai pasta gigi Sasha, silahkan cek di sosial medianya ya

Baca juga pengalaman hijrah para sahabat fillah saya dilink bawah ini ya ๐Ÿ˜Š

CONVERSATION

17 comments:

  1. Aamiin untuk doa-doa baiknya mambes, btw beneran lho pas pada ngomongin Shasha di awal2 gie kira lagi ngomongin dedek Shasha LOL ternyata pasta gigi halal.

    Alhamdulillah, sekarang makin sadar para pengusaha untuk memberikan produk halal. Karena konsumen mereka (terutama Indonesia) kan memang muslim. Semoga istiqomah dan semakin manjadi inspirasi bersama untuk sama-sama hijrah :)

    *kayaknya gie mah demenan shasha yang ada lemon nya wkwkwkwk, biasanya kalau pasta gigi ada sirih suka ga enakeun di mulut. Apalagi kalau habis mamam jeng-cool kan semriwing tuh wkwkwkwk segarnya lemon mantabs menghalau XD

    ReplyDelete
  2. Masalah komunikasi di rumah tangga itu vital banget ya.. apalagi kalo dua-duanya sama-sama sibuk. Kadang suka sebel kalo ngajakin suami ngobrol eh dia lagi sibuk main hape trus pas ditanyain jawabnya cuman 'hmm' 'hmm' duh ah

    Eh giliran diingetin lagi, dia lupa apa yang kita omongin. itu rasanya mau ..... isi sendiri hahahahahha jadi curhat kan eike

    ReplyDelete
  3. wah mamih alhamdulilah yah akhirnya 2005 mutusin berhijab dan ketemu abah :)
    memang komunikasi penting mih kalau sibuk suka ga nyambung akhirnya malah ribut deui :D

    btw aku belum cobain euy jadi pengen nyoba shasa

    ReplyDelete
  4. Bener ituh ya kalau malem males ngobrol tapi kalauudah sikat gigi dan seger (asli aku dah pakai pasta gigi ini dan suka sama keduanya beneran bikin seger), maka komunikasi dalam keluarga makin lancar ya insyaAllah :p

    ReplyDelete
  5. Kalo aku hijrahnya setelah menikah. Kebetulan suami juga jebolan pesantren, dan suami itu pilihannya keluarga. Keluarga mantep memilih beliau diantara beberapa pilihan lain *uhukk.
    Nah, ngomong2 pasta gigi kita ternyata sama loh, Mih. Daku juga pake Sasha (uuuh Sashaaaa...kenapa jadi inget Sasha nya Mamih yak. LOL)
    Pasta giginya halal dan ada siwaknya, cocok banget aku

    ReplyDelete
  6. azeggg!!! Jadi tau historinya abah dan mamih :DD

    Jadi banyak dapet pelajaran berkehidupan juga dari postingan blog ini #eaa

    alhamdulillah aku udah berhijrah juga nih odolnya, udah nyobain 2 2nya tapi yang paling suka aku yg putih karena ada lemonnya. Semoga nanti gigiku juga jadi kinclong kayak abah. Eaaa

    ReplyDelete
  7. Subhanallah Teh kirain Teteh berhijab sejak smp atau sma gt, malu nih akuma masih labil hehe btw Sasha ini pernah pake, enakeun

    ReplyDelete
  8. Suamiku mendukung kita hijrah pakai Sasha Halal Toothpaste ini. Suka kedua variannya. Kalau aku lebih suka yang herbal antibacterial.. tapi whitening oke juga �� Biar tenang ibadah sehari2 ya mbak.

    ReplyDelete
  9. Semoga terus konsisten ya mbak kita berhijrah dan yang jelas bareng-bareng dengan keluarga. Aku juga udah coba pasta gigi sasha ini. Alhamdulillah suka terutama yang herbal, karena wanginya enak dan seger juga. Pak Suami juga suka, jadi kayaknya bakalan terus pakai nih.

    ReplyDelete
  10. Pas banget yaaa Mama nya Sasha sekarang pakai pasta gigi Sasha. Hahaa. Seru deh baca pengalaman orang orang yang berproses hijrah. Semoga kita bisa terus istiqomah yaa :)

    ReplyDelete
  11. Aku pernah coba pasta gigi ini juga mbak.. Menurutku ini seger, rempah dan siwak nya berasa tapi ga bikin mual waktu aku hamil dulu.

    ReplyDelete
  12. Aku pernah coba pasta gigi siwak waktu masih kecil, produk MLM gitu dibeli mamaku. Ngga tahunya ternyata masih eksis sekarang pasta gigi siwak.

    ReplyDelete
  13. Amin amin. Membentuk keluarga islami dimulai dari yang kecil dan sederhana seperti pasta gigi Sasha ya

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah semakin dimudahkan dalam proses berhijrahnya dgn menggunakan pasta gigi sasha ini yg memiliki kndungan asli siwak nya. Semangat terus mbaa

    ReplyDelete
  15. Aaamiin semoga harapannya terkabul, usaha hijrahnya istiqamah, dan tetangga kebagian berkah. Ehh gimana, hahaha. Gw pakai dua2nya mah si Sasha pasta gigi bukan Shasha anak u ya ma, hahaha. Enakeuuuunn..

    ReplyDelete
  16. Aamiin mih, insya allah dilancarkan buat hijrahnya. Aku pun sepertinya akan beralih ke pasta gigi Shasha. Udah nyirian di Alfamart dong dari lama. ��

    Btw ukh, karena hijrah itu prosesnya nggak mudah, alangkah baiknya kita juga santun dalam berucap dan nggak gampang ngata-ngatain haram sama sesuatu, apalagi ngomongnya di socmed ya ukh katanya zodiak haram ukh, padahal dari jaman planet remaja ada di tv ku juga tahu itu nggak boleh dipercaya.. ��

    ReplyDelete
  17. Semoga terus istiqomah yaa kak, hijrah terus bersama - sama. Sasha memudahkan kita buat bersiwak kekinian mengikuti sunah Rasul

    ReplyDelete

Back
to top