Tetap Sehat Tanpa Ribet Hadapi Mitos Penyakit Anak dengan Aplikasi HaloDoc

Sebagai Ibu jaman now, para Ibu dituntut untuk lebih pintar dan dapat beradaptasi dengan keadaan, termasuk mengenai anak. Keberadaan gawai alias gadget yang dipergunakan sehari-hari ternyata bisa lho membantu keluarga terutama anak tetap sehat dan tanpa ribet untuk hadapi mitos penyakit anak dengan aplikasi “HaloDoc”. Ngga percaya? Makanya baca terus tulisan saya ini hahahha #katadokterHaloDoc. 

Motherhood is a choice you make every day, to put someone else happiness and well-being ahead of your own, to teach the hard lesson, to do the right thing even when you’re not sure what the right thing is. And to forgive yourself over and over again for doing everything wrong” – Donna Bell

Saya menulis quote tersebut disisi kanan blog, karena semua yang tertulis disitu benar-benar saya rasakan ketika punya Raya. Menjadi Ibu itu tidak mudah, dan menurut saya, mempunyai anak adalah tantangan tersulit yang saya rasakan selama hidup hahaha, terbaca lebay? Iya sih sedikit, tapi itu benar adanya. Ketika saya memiliki Raya setelah menunggu 5 tahun, semua hal yang berhubungan dengan Raya menjadi prioritas pertama, terutama mengenai kesehatan jasmani, rohani, mental & spiritualnya. Karena kalau terjadi apa-apa sama Raya, saya & Abah ngga akan mungkin kuat menghadapinya, jadi kalau Raya sakit saya langsung heboh mencari informasi mengenai sakitnya, tanya ke support grup, nyokap, dokter, google, baca buku dan banyak lagi. Pun sekarang saya memiliki anak kedua – Shasha – saya masih tetap merasa gagap dan panik kalau anak sakit.

Masalahnya ketika semakin banyak saya mencari informasi, malah saya semakin bingung dan galau. Too much information, terlalu banyak mitos dan fakta yang campur aduk. Meskipun bertanya pada dokter, saya harus memastikan apakah dokter tersebut RUM (Rational Use of Medicine) & RUD (Rational Use of Doctor) atau tidak agar saya mendapatkan informasi yang jelas mengenai sakitnya dan Raya tidak terlalu banyak terpapar obat hanya karena penyakit ringan.  Yang paling parah menurut saya sih mitos-mitos yang bertebaran dipenjuru dunia ini hahahaha, karena mitos-mitos tersebut biasanya terbawa dari nenek moyang, uyut, dan semua tetua keluarga sehinga hal tersebut seperti pendoman yang patut diikuti padahal kebenarannya belum tentu benar. 

Alhamdulillah hari Minggu tanggal 11 Februari kemarin, saya diundang oleh HaloDoc & The Urban Mama untuk diskusi dan sharing mengenai “Mitos dan Fakta Seputar Penyakit pada Anak”

Diacara tersebut para Ibu beserta naras sumber terpercaya membahas semua kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan yang ada seputar  mitos informasi penyakit anak yang seringnya menyesatkan. Ada Dr. Herlina, Sp.A sebagai pediatric, Chacha Thalib, writer dan social media influencer, juga Felicia Kawilarang, VP marketing HaloDoc. Diskusi #katadokterHaloDoc sangat informatif, bermanfaat dan meminimalisir kepanikan saya sebagai orang tua yang sering melakukan kesalahan-kesalahan pada tindakan pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan anak, apalagi dengan adanya mitos-mitos yang beredar seperti: 

Tentunya ini salah besar dong yaaa, karena sebagian besar kejang demam akan dialami oleh bayi usia 6 bulan hingga 5 tahun, penyebabnya bisa virus, karena imunisasi atau juga indikasi penyakit lain. Kopi sangat tidak disarankan untuk diberikan pada anak karena metabolisme tubuhnya belum sempurna dan penyerapan kafein pada anak lebih lamban, sehinga efeknya bekerja lebih lama di tubuh anak. 

Selimut  tebal biasanya diberikan pada anak agar cepat berkeringat, padahal saat panas seharusnya anak diberikan pakaian yang nyaman sehingga suhu tubuhnya stabil, dan harusnya mengkompres anak dengan air hangat, karena kompres dengan air dingin dapat menutup pori-pori dan menghambat berpindahnya suhu tubuh. 

Ini jangan sekali-kali dilakukan ya Buibuuu… Solanya kalau anak mendonggakkan kelapa saat mimisan, darah yang keluar dari hidung bisa masuk ke saluran cerna dan pernapasan, itu bahaya banget! Mimisan umunya terjadi pada anak diusia 3-10 tahun karena lapisan pembuluh darah anak lebih rapuh dan mudah pecah sehingga anak lebih sering mengalami mimisan dibanding orang dewasa. Kalau anak mimisan bantu anak untuk duduk kemudian condongkan tubuh ke depan sehingga darah keluar lewat hidung dan tidak masuk ke tenggorokan, lalu berikan kompres dingin dipangkal hidung untuk memperlambat pendarahan. 
Diskusi asik bareng Dr. Herlina, Sp.A , Chacha Thalib, & Felicia Kawilarang, VP marketing HaloDoc
Dalam sesi diskusi, para Ibu milenial jaman now diperkenalkan dengan aplikasi HaloDoc yang merupakan salah satu layanan yang diluncurkan oleh PT. Media Dokter Investama, perusahaan yang fokus di bidang farmasi dan kesehatan sejak tahun 2016. Aplikasi ini membuat saya lebih pintar, mengedukasi dan memanfaatkan gawai yang dimiliki untuk mencari informasi yang dibutuhkan mengenai masalah kesehatan keluarga, jadi gawai yang saya miliki ngga cuma untuk ngecek medsos doang hahahaha. Melalui situs www.halodoc.com para Ibu bisa mendapatkan informasi kesehatan dari artikel terpercaya dan dengan mengunduh aplikasi “HaloDoc” digawai yang Saya miliki, saya merasa sangat terbantu karena aplikasi ini memiliki 3 fitur unggulan yang dapat dengan mudah digunakan. 
Aplikasi HaloDoc dengan 3 fitur unggulan didalamnya, udah pada unduh belom? 
1. Konsultasi Lansung dengan Dokter 
Ada sekitar 16,000 dokter dari seluruh Indonesia yang sudah bergabung dalam Aplikasi HaloDoc. Fitur ini menyediakan tim medis mulai dari dokter umum, spesialis anak, internis, dan spesialis mata yang online 24 jam, dan dapat berkonsultasi melalui video call, voice call (telepon), atau chat. Dan setiap dokter yang bergabung sudah memiliki surat tanda registrasi dan juga surat izin praktek dari Konsili Kedokteran Indonesia (KKI), jadi Buibu ngga usah khawatir. 

2. Layanan Apotik Antar 24 jam
Layanan antar ini bebas biaya pengantaran yang membantu pengguna memesan obat ke lebih dari 1,000 apotik resmi terdekat dengan kecepatan proses pemesanan obat maksimal 30 detik, aman dan nyaman. 

3. Layanan Pengecekan Kesehatan 
Bekerjasama dengan Prodia, fitur ini memungkinkan petugas lab untuk datang ke rumah atau kantor dan melakukan pengecekan kesehatan seperti tes darah, atau urine. Saat ini, layanan pengecekan kesehatan dapat dimanfaatkan oleh pengguna di sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. 

Biasanya kalau anggota keluarga sakit, saya inginnya langsung konsultasi dengan dokter yang berkaitan daripada pergi ke rumah sakit, soalnya proses menurut saya datang ke rumah sakit itu ribet, dan belum tentu penyakitnya tersembuhkan. Aplikasi HaloDoc membantu anggota keluarga yang sakit untuk mendapatkan penanganan pertama yang tepat, dan meminimalisir resiko gejala yang lebih parah karena faktor keterlambatan penanganan. Tapi untuk diagnosa lebih lanjut, tentu saja harus tetap bertatap muka langsung dengan dokter, demikian juga dengan peresepan obat, kecuali obat bebas. 

HaloDoc  merupakan aplikasi kesehatan layaknya P3K berjalan yang selalu ada digenggaman kita kapan pun dimana pun, sehingga memberikan kemudahan dalam menjaga dan memeriksa kesehatan seluruh anggota keluarga terutama anak.  Untuk pembayaran konsultasi, pengguna diberikan beberapa pilihan pembayaran yang disediakan yaitu melalui transfer ATM, kartu kredit dan DOKU wallet. Aplikasi HaloDoc dapat diunduh secara gratis di google play untuk android dan app store untuk IOS, gampang banget, semua informasi mengenai kesehatan yang diperlukan untuk hadapi mitos penyakit anak dapat langsung diketahui hanya dengan klik-klik aplikasinya. 


Jadi Buibu, sekarang tidak perlu lagi merasa resah, gelisah, risau dan galau berkepanjangan apabila anggota keluarga terutama anak sakit. Aplikasi HaloDoc dapat membantu memudahkan semua masyarakat untuk konsultasi dengan dokter lebih cepat sehinga tindakan pertolongan pertama pada keluarga yang sakit diberikan dengan tepat dan benar. Jangan lupa unduh aplikasinya, berguna banget, karena mencegah lebih baik dari mengobati, jadi pastikan mendapatkan informasi untuk penaganan penyakit dengan HaloDoc. 
Thank you The Urban Mama & HaloDoc, acaranya bermanfaat banget :)
Untuk informasi lebih lanjut, klik sosial media HaloDoc dibawah ini:
IG: @halodoc
Twitter: @HaloDocID

CONVERSATION

16 comments:

  1. Iya mba, adanya aplikasi ini pasti sangat membantu para ibu. Apalagi yang namanya urusan anak terutama sakit. Pasti maunya gercep banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, soalnya kan ngga tega kl liat anak sakit yaa

      Delete
  2. mitos itu kadang bisa menyesatkan ya.. jadi ibu memang kudu pinter2 cari informasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ember nik, apalagi byk mitos2 yg infonya berasal dr keluarga, bikin galauu kan yaaa

      Delete
  3. inget banget dulu kalau mimisan disuruh ortu saya dongakkan kepala di wajah, kalau ga ya disuruh tidur. yang paling parah, dicari daun sirih, terus digulung lalu dimasukkan ke lubang hidung mbak... ternyata itu salah ya.

    Kalau untuk demam, saya sendiri kalau demam pakai selimut tebal biar cepat berkeringat, ternyata salah lagi yaa... kompresnya pun pakai air dingin, lagi-lagi salah, haha

    Ada juga yang saya tahu kalau anak demam, misal masih bayi atau balita, disuruh buka baju, terus dipeluk oleh sang ayah yang juga tidak pakai baju, katanya cepat menurunkan demam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iyaaa emang dulu sama sekarang ilmunya beda... kalau yg anak kecil pelukan itu bener karena transfer panas ke ortunya biar cepet stabil suhu adannya 😊

      Delete
  4. Jd kalo kita mau konsultasi, lakukan pembayarannya dulu, baru nanti dokternya bisa dihubungi ya san.. Tapi berarti ini ga bisa direimburse ama kantor yaaa huahahaha..

    Tapi keren kok aplikasinya.. Aku jg mau donlot. Berguna kalo lg jauh dr DSA dan anak mungkin hanya sakit ringan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha bisa rembes kan ada buktinya Fan, transfer pembayaran bs dipake huat rembesan 😄
      Iya ini aplikasinya bagus kok, ga konsultasi dokter pun kita ttp dpt tips2 penting buat penyakit tertentu 😊

      Delete
  5. wuah wajib download nih aplikasinya, biar gak galau lagi kalo ada anggota keluarga yang sakit drpd googling2 dan hasilnya belum tentu benar,, tfs mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banget, banyak info yg blm tentu jelas kebenarannya. Aplikasi ini juga ngasih info2 gratis yg berguna dan sudah terjamin kebenarannya :)

      Delete
  6. ah senangnya blog walking jadi nambah ilmu seperti ini ^_^
    Dulu ketika anak saya demam pertama kali saya pakaikan selimut tebal takut dia menggigil mba, eh kok nggak turun-turun panasnya ternyata setelah dicari tahu yang saya lakukan malah salah :P. Semenjak itu saya jadi rajin cari-cari info biar nggak kemakan mitos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, ilmu yg dulu & skrg kan beda ya... kadang mitos biasanya pengalaman org2 jaman dulu yg skrg kurang cocok diterapkan 😊
      Makasih udah main2 ke blog aku yaaa

      Delete
  7. Iya banget mitos yg 3 itu pernah di lakukan Pdhal salah banget ya,,, smkin maju apapun info bisa di dpaknn ya halodoc lg coba2 buka nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 mitos itu emanf paling banyak dilakuin org2 mba, krn udah kebanyakan jd kyk fakta pdhl salah ya 😅
      Iya, mayan ada aplikasi ini bs dpt tips2 berguna juga

      Delete
  8. Dengan adanya aplikasi ini, sumber info kesehatannya valid. Ngga bakal kemakan hoax lagi deh.

    ReplyDelete

Back
to top